Tampilkan postingan dengan label manga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

Are you really love Anime? or just a fake?

Real Anime Lovers: Know at least more than 10 series.
Fake Anime Lovers: Know only naruto.

Real Anime Lovers: Learn japanese from watching anime.
Fake Anime Lovers: Don't even bother to learn japanese.

Real Anime Lovers: Are secretly dating one of the anime characters.
Fake Anime Lovers: Don't even know the characters names!

Real Anime Lovers: Know almost 10 song opening lyrics in japanese
Fake Anime Lovers: Wouldn't probably bother to even listen to a song.

Real Anime Lovers: Have at least 1 Manga.
Fake Anime Lovers: Claim they have more Manga than you.

Real Anime Lovers: Were born to adore anime.
Fake Anime Lovers: Claim to have known anime for their entire lives.

Real Anime Lovers: Cry when a character dies.
Fake Anime Lovers: Think the show you watch is very strange.

Real Anime Lovers: Would comment, like and repost.
Fake Anime Lovers: Would keep scrolling.

True Enough

Rabu, 14 Desember 2011

Perkembangan Komik Indonesia


Komik Indonesia zaman dulu
 Cara bercerita dengan menggunakan gambar sudah dikenal di Indonesia sejak zaman kerajaan-kerajaan di kepulauan nusantara. Salah satu contoh cara bercerita menggunakan gambar ini pada masa purbakala adalah relief-relief yang terdapat pada candi-candi yang tersebar di seluruh Indonesia.
 Komik Indonesia lahir pada 1931 ketika harian Sin Po memuat komik humor yang menceritakan tentang seorang tokoh gendut Put On, karya Kho Wang Gie. Kemudian disusul dengan mingguan Star Magazine yang memuat Si Tolol, dan Star Weekly dengan Oh Koen. Komik Indonesia pada awal kelahirannya dapat di bagi menjadi dua kategori besar, yaitu komik strip dan buku komik. Di awal tahun 1950-an, salah satu pionir komik bernama Abdulsalam menerbitkan komik strip heroiknya di harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta, salah satunya berjudul “Kisah Pendudukan Jogja”, bercerita tentang agresi militer Belanda ke atas kota Yogyakarta. Komik ini kemudian dibukukan oleh harian “Pikiran Rakyat” dari Bandung. Sebagian pengamat komik berpendapat bahwa inilah buku komik pertama-tama oleh artis komik Indonesia.

Hingga pada tahun 1954, banyak komikus Indonesia yang menjiplak dan melakukan imitasi terhadap cerita-cerita serta superhero dari komik-komik barat. Selain itu juga banyak dibuat komik-komik yang menceritakan kisah-kisah perjuangan kemerdekaan hingga kepada dongeng dan legenda. Hingga pertengahan tahun 1971, judul komik Indonesia yang terbit dan beredar berada di atas angka 800.

Periode 1970-an muncul banyak komik fantasi Indonesia, yang merupakan pengaruh masuknya komik superhero Amerika terbitan Marvel Comics, DC Comics, dan lainnya. Bahkan beberapa komikus banyak beralih membuat komik fantasi seperti Kus Bram. Selain itu juga muncul genre silat dengan fantasi dan mistik. Sayangnya perkembangan komik Indonesia yang pernah mengalami masa keemasan tersebut mulai surut sekitar tahun 1970, disusul dengan masuknya komik-komik lisensi yang diterbitkan di Indonesia, seperti misalnya Tintin, Lucky Luke, Richie Rich, Casper, Smurf dan lain-lain. Sekitar tahun 1990 mulai masuk komik-komik dari Jepang (Candy- candy, Doraemon, Kung Fu Boy) dan Hong Kong (Tiger Wong, Tapak Sakti).

Gerakan komik lokal 90-an. Setelah kemandegan komik lokal hingga awal 90-an, generasi baru mulai muncul. Generasi baru 90-an sebagian besar adalah para mahasiswa perguruan tinggi di kota-kota besar terpusat di Jakarta, Bandung, Yogya pelan-pelan mulai membangun frame gerakan komik masing-masing. Komikus-komikus muda cenderung menerima pengaruh dari style komik Jepang dan Amerika. Meski tidak semua mengadopsi gaya tersebut, tapi pilihan terhadap gaya Jepang atau Amerika nampak pada komikus atau studio komik yang lebih berorientasi pada kondisi pasar sekarang.

Ada dua aliran utama yang mendominasi komik modern Indonesia, yaitu Amerika (lebih dikenal dengan comics) dan Jepang (dengan stereotype manga).

Salah satu komik yang diterbitkan KOLONI
Belakangan, Komik Indonesia yang banyak diterbitkan oleh KOLONI, salah satu lini penerbitan komik milik m&c Gramedia Grup, lebih banyak menampilkan komik Indonesia dengan gaya gambar "manga". Beberapa komikus sepakat, Komik Indonesia adalah komik yang dibuat (cerita dan/atau gambarnya), diproduksi, disebarluaskan, oleh komikus & orang-orang Indonesia. dan DI INDONESIA.
Beberapa nama komikus Indonesia yang sedang naik daun sekarang contohnya Is Yuniarto, Mazjojo, Galang Tirtakusuma, Aloysius Alfa, Anca Sulaiman, dll. Dan beberapa studio komik yaitu LESEHAN, KOMIKERS, dll.


Satu hal yang sangat ironis, sekarang banyak komikus muda sibuk dituntut untuk membuat “komik Indonesia”, padahal sebagian besar dari mereka hanya sempat membaca 1 atau 2 buah karya “leluhurnya”. Karena itulah banyak komikus muda yang sulit menemukan gambaran yang sempurna tentang komik Indonesia yang ideal. Padahal kalau dicermati, komik Indonesia masa lalu mengungkap fakta bahwa sejak dahulu para komikus senior tidak pernah memusingkan tentang bagaimanakah “komik Indonesia” yang sebenarnya. Terbukti bahwa mereka juga terpengaruh oleh komik-komik asing pada masa itu. Yang jelas, mereka membuat karyanya dengan sepenuh hati dan jujur, terlihat dari alur cerita yang menarik, karakter yang kuat, serta teknik berkomik yang luar biasa. Maju terus KOMIK INDONESIA! :)

Kamis, 05 Mei 2011

Learn with SAI I

 

first image using the SAI. really destroyed, just use the mouse because do not have a pen tablet :(

Sabtu, 09 Oktober 2010

Durarara!! -anime

 Genre : Action, Supernatural, Comedy
Durarara!! is a Japanese light novel series written by Ryohgo Narita, with illustrations by Suzuhito Yasuda. The series is about a dullahan (a type of unseeing faerie. It is headless, usually seen riding a black horse and carrying his head under one arm)working as an underworld courier in Ikebukuro, Japan, an internet-based anonymous gang called Dollars, and the chaos that unfolds around the most dangerous people in Ikebukuro.

Mikado Ryūgamine is a young man who longs for the exciting life of the big city. At the invitation of his childhood friend Masaomi, he transfers to a school in Ikebukuro, Tokyo.

Masaomi warns him about people he doesn't want to cross in the city: a violent man dressed like a bartender, an information merchant, and a mysterious gang called "Dollars." And to top it off, Mikado witnesses an urban legend on his first day in the city: the "Black Rider," the supposedly headless driver of a black motorcycle.

D.gray-man -anime-

Genre : Dark fantasy, action
D.Gray-man is an ongoing Japanese manga series written and illustrated by Katsura Hoshino. The series tells the story of a boy named Allen Walker, a member of an organization of Exorcists who makes use of an ancient substance called Innocence to combat the Millennium Earl and his demonic army of akuma. Many characters and their designs were adapted from some of Katsura Hoshino's previous works and drafts, such as Zone, and Continue, and her assistants.

D.Gray-man follows the adventures of 15-year-old Allen Walker, whose left arm can transform into a monstrous claw and destroy Akuma, evolving machines created by the Millennium Earl to help him destroy humanity. As ordered by his master General Cross Marian, Allen becomes an Exorcist, people who can destroy Akuma, for the Black Order, an organization attempting to stop the Earl. He becomes a powerful asset for the Order because he can detect disguised akuma with his left eye. Allen is sent to recover pieces of Innocence, a substance that gives the Exorcists the ability to destroy Akuma. The Earl decides to call together the Noah Family, superhuman descendants of Noah who can destroy Innocence. Both sides start the search for the Great Heart, the most powerful piece of Innocence that will assure victory to the side that finds it.